Penilaian Proyek

8.1  Latar Belakang Penilaian Proyek

Penialian dalam proses Pembelajaran merupakan kegiatan menghimpun fakta- fakta dan dokumen belajar peserta didik yang dapat dipercaya sebagai bagian dari  program Pembelajaran  di  kelas,  oleh  karenanya  penilaian  berfungsi membantu  guru  untuk merencanakan  kurikulum  dan  program  Pembelajaran, maka kegiatan penialian membutuhkan  informasi  yang  bervariasi  dari  setiap individu atau kelompok peserta didik serta guru. Guru dapat melakukan penilaian dengan   cara   mengumpulkan   catatan   yang   diperoleh   melalui   pertemuan, observasi, portofolio, proyek, produk, ujian serta data hasil interview dan survey. Proyek adalah tugas yang harus diselesaikan dalam periode atau waktu tertentu. Tugas tersebut berupa suatu investigasi sejak dari pengumpulan, pengorganisasian,   pengevaluasian,   hingga   penyajian   data   karena  dalam pelaksanaan proyek bersumber pada primer atau skunder, evaluasi dan hasil kerjasama dengan pihak lain.

8.2     Perencanaan Penialian Produk

Dalam perencanaan penilaian proyek terdapat tiga hal yang harus diperhatikan :

  • Kemampuan pengelolaan
  • Relevance
  • Keaslian

8.3     Judging Proyek

Metode Judging, proyek dapat dinilai secara holistic maupun analitik pada proses mapun produknya secara holistic, nilai tunggal mencerminkan kesan umum, sedangkan secara analitik, nilai diberikan pada beberapa aspek. Keterbandingan Judgement,  keterbandingan  nialai  proyek  tidaklah  begitu penting  di  kelas,  akan  tetapi  guru  harus  tetap  yakin  bahwa  nilai  dapat dimengerti siswa. Pada situasi yang memiliki risiko tinggi, nilai diberikan oleh penilai  yang  berbeda,  maka  standar  penilaian  pada  topic  yang  berbeda tersebut harus dispersikasikan.

8.4     Estimasi dan Pelaporan

Penilaian proyek merupakan salah satu bukti untuk ditempatkan pada peta kemajuan belajar siswa. Nilainya dapat dilakukan secara subjektif maupun objektif. Secara objektif, lokasi siswa pada peta kemajuan belajar dapat ditempatkan relative tepat. Secara subjektif bila hal ini dilakukan, bukti nilai yang tersedia dapat menunjukan hubungan yang lemah pada peta kemajuan belajar.

Contoh Penilaian Proyek

  • Materi : Pertumbuhan Tanaman
  • Perencanaan kegiatan : Observasi menanam salah satu jenis tanaman
  • Pembuatan laporan atau makalah
  • Mengadakan kegaitan diskusi panel di dalam kelas dimoderatori oleh guru

Penilaian dilakukan terhadap :

  • Keaktifan saat mengikuti talkshow
  • Makalah yang dibuat
  • Aktifitas dalam diskusi panel

Format Asesmen Proyek dalam Proses

  • Kelas               : II Mata Pelajaran : Sains
  • Materi              : Pertumbuhan tanaman
  • Nama Siswa     : ……………………..
No. Deskripsi Skor
1. Menyiram   tanaman   setiap   hari,   mengamati   pertumbuhan tanaman dan mencatatnya 4
2. Menyiram   tanaman   setiap   hari,   mengamati   tetapi   tidak mencatatnya. 3
3. Menyiram jarang, mengamati pertumbuhan tanaman tetapi tidak mencatatnya 2
4. Tidak menyiram dan tidak mencatat hasil pengamatan 1
About these ads

Posted on 22 Februari 2011, in Evaluasi Pembelajaran. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: